Pembelajaran Bahasa Indonesia di Era Tiktok: Analisis Pengaruh Media Sosial terhadap Kemampuan Literasi Siswa
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan media sosial TikTok dalam pembelajaran bahasa Indonesia terhadap kemampuan literasi siswa. Dengan pendekatan mixed-method, penelitian ini menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif untuk memperoleh data yang lebih komprehensif. Sampel penelitian terdiri dari 38 siswa sekolah menengah yang dipilih berdasarkan keterlibatan mereka dalam penggunaan TikTok sebagai media pembelajaran. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara mendalam, dan observasi di lingkungan kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68% siswa lebih tertarik belajar melalui TikTok dibandingkan metode pembelajaran konvensional, sementara 55% siswa mengalami peningkatan pemahaman terhadap materi bahasa Indonesia setelah menggunakan TikTok sebagai referensi pembelajaran. Meskipun TikTok terbukti meningkatkan minat belajar, 45% siswa tidak mengalami perubahan signifikan dalam kemampuan literasi mereka. Hal ini mengindikasikan bahwa efektivitas TikTok sebagai alat pembelajaran bergantung pada strategi penggunaannya. Oleh karena itu, penggunaan TikTok dalam pembelajaran bahasa Indonesia harus disertai dengan metode tradisional seperti diskusi teks dan latihan menulis agar siswa tetap memiliki kemampuan berpikir kritis dan analitis. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa TikTok dapat menjadi media pembelajaran yang efektif jika diterapkan dengan strategi yang tepat. Guru berperan penting dalam mengawasi dan mengarahkan penggunaan TikTok agar siswa tidak hanya mengonsumsi informasi secara instan, tetapi juga dapat memahami dan menganalisis konten secara kritis. Kombinasi antara media sosial dan metode pembelajaran konvensional menjadi solusi terbaik untuk meningkatkan literasi siswa.
Article Details
References
Azzahra, A., Figiasari, D., Vega, R. A., & Faiz, A. (2024). PENGARUH MEDIA SOSIAL TERHADAP SISWA SEKOLAH DASAR NEGERI 1 WATUBELAH. Khazanah Pendidikan, 18(1), 134-140. ump.ac.id
Gani, R. & Adam, A. (2024). Pengaruh media sosial terhadap rendahnya minat baca siswa MAN 1 Ternate. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran (JPP). journalpedia.com
Haryanto, B. (2023). Literasi Digital dan Pendidikan Bahasa Indonesia. Jakarta: Gramedia.
Jaza, F. K. & Makrufi, A. D. (2024). Analisis Dakwah Ustaz Irfan Rizki Haas di Media Sosial TikTok. Anida (Aktualisasi Nuansa Ilmu Dakwah). uinsgd.ac.id
Kusumandaru, A. D. & Rahmawati, F. P. (2022). Implementasi Media Sosial Aplikasi Tik Tok sebagai Media Menguatkan Literasi Sastra dalam Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu. jbasic.org
Mahardika, D. (2021). Pengaruh Media Sosial terhadap Kemampuan Literasi Siswa. Yogyakarta: Pustaka Edukasi.
Nasution, R. (2023). Pembelajaran Berbasis Digital dalam Bahasa Indonesia. Bandung: Penerbit Literasi.
Putri, A. (2021). Media Sosial dan Transformasi Pembelajaran Bahasa Indonesia. Surabaya: Penerbit Nusantara.
Rahayu, F. (2020). Meningkatkan Literasi di Era Digital. Malang: Universitas Brawijaya Press.
Rahmawati, S. (2020). Membaca dalam Era Digital: Tantangan dan Solusi. Jakarta: Penerbit Ilmiah.
Ramdani, N. S., Nugraha, H., & Hadiapurwa, A. (2021). Potensi Pemanfaatan Media Sosial Tiktok Sebagai Media Pembelajaran dalam Pembelajaran Daring. Akademika. uia.ac.id
Santoso, J. (2022). Inovasi Pembelajaran Bahasa Indonesia melalui Media Digital. Semarang: Penerbit Cendekia.
Situmorang, D. Y. (2023). Penggunaan Media Sosial Sebagai Alat Bantu Pembelajaran dan Pengaruhnya Terhadap Interaksi Siswa. Jurnal Teknologi Pendidikan. bangunharapanbangsa.id
Slamet, P. (2022). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia dengan Teknologi. Medan: Penerbit Andalas.
Suryani, N. (2019). Media Sosial sebagai Alat Literasi Modern. Bandung: Pustaka Intelektual.
Sutrisno, E. (2021). Pola Konsumsi Informasi Digital oleh Generasi Muda. Surabaya: Penerbit Akademik.