Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika Menggunakan Metode Discovery Learning berbasis GRANDER di Sekolah Dasar
Main Article Content
Abstract
Perangkat pembelajaran sangat penting digunakan dalam proses pembelajaran karena sangat menentukan tujuan yang akan dicapai. Adapun hasil observasi awal yang dilakukan disalah satu sekolah yang ada di Makassar menunjukkan bahwa hasil belajar murid belum mencapai ketuntasan klasikal, aktivitas murid sangat kurang dan murid tidak mengetahui konsep dari materi yang diajarkan sehingga dibutuhkan suatu perangkat pembelajaran yang bisa melibatkan murid dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui validitas, praktikalitas dan efektivitas perangkat pembelajaran matematika menggunakan metode discovery learning berbasis GRANDER pada murid kelas VI SD. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan menggunakan model 4-D. Subjek penelitian adalah adalah murid kelas VI A SD Inpres Minasa Upa yang terdiri dari 22 murid sebagai sekolah simulasi, murid kelas VI B SD Inpres Karunrung yang terdiri dari 24 murid dan murid kelas VI A SD Negeri Minasa Upa 1 Kota Makassar yang terdiri dari 24 murid sebagai sekolah uji coba perangkat. Data dikumpulkan menggunakan lembar validasi, angket respon murid, lembar pengamatan keterlaksanaan perangkat pembelajaran, instrumen penilaian hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas murid dan lembar pengamatan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran matematika berbasis GRANDER dinyatakan valid dan reliabel. Perangkat pembelajaran berbasis GRANDER dinyatakan praktis karena dua indikator tercapai yaitu respon murid dan keterlaksanaan perangkat pembelajaran. Perangkat pembelajaran berbasis GRANDER dinyatakan efektif karena tiga indikator tercapai yaitu hasil belajar, aktivitas murid dan kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran.
Downloads
Article Details
Copyright and License
NC: The work may only be used for non-commercial purposes.
SA: Any adaptations must be shared under the same license.
References
Abduh, M. (2015). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Tematik Integratif Berbasis Sosiokultural di Sekolah Dasar. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Yogyakarta, 8(1).
Aqib, Z. (2014). Model-model, Media dan Strategi Pembelajaran Kontekstual (Inovatif). Bandung: Yrama Widya.
Arifin, Z. (2017). Kriteria Instrumen dalam Suatu Penelitian. Jurnal THEOREMS, 2(1).
Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Cahyo, A. N. (2012). Teori-teori Belajar Mengajar. Jogjakarta: Diva Press.
Damiati, M., Rufi'i., & Danu, R. (2018). The Elaboration of Tangram Media with a Scientific Approach to Social Studies Learning in Elementary School. International Journal for Innovation Education and Research, 6(12).
Fitri. (2017). Analisis Validitas dan Reliabilitas Instrumen Kerja Akuntan Menggunakan Pendekatan Rach Model. Jurnal Ilmiah Akuntansi Peradaban, 3(1).
Fusiari, A. I. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Discovery Learning pada Materi Pokok Optik di SMP. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 5(1).
Fusiari, A. I. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Model Discovery Learning pada Materi Pokok Optik di SMP. Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 5(1).
Gintinga, I. N. B., Surya, E. Use of Figure Tools to Increase Mathematics Result Learning Student Class V Prymary School 101796 Patumbak. International Journal of Sciences: Basic and Applied Research, 34(1).
Hidayat, S. (2013). Pengembangan Kurikulum Baru. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.
Hobri. (2010). Metodologi Penelitian Pengembangan (Aplikasi pada Penelitian Pendidikan Matematika). Jember: Pena Salsabila.
Husnaya, A. I. (2018). Keefektifan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share pada Materi Bangun Datar Berbantu Media Geoboard terhadap Pemahaman Konsep dan Motivasi Belajar Murid Kelas IV SDN Troso 06 Pecangaan Jepara. Jurnal Lensa Pendas, 3(2).
Ibrahim, (2003). Pengembangan Perangkat Pembelajaran. Jakarta: Dirjen Dikdasmen.
Kemendikbud. (2016). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016 tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kemendikbud
Khaerudiin. (2017). Kualitas Instrumen Tes Hasil Belajar. Jurnal Madaniyah, 2(9).
Khoirina, Z. (2016). Pengaruh Media Tangram Terhadap Hasil Belajar Tema Lingkungan Siswa Kelas II Madrasah Ibtidaiyah Da’watul Khoir Nganjuk. Jurnal PGSD, 4(2).
Lastrijanah, Prasetyo, T., & Mawardini, A. (2017). Pengaruh Media Pembelajaran Geoboard terhadap Hasil Belajar Siswa. Jurnal Didaktika Tauhidi, 4(2).
Nasution, M. K. (2017). Penggunaan Metode Pembelajaran Dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Bidang Penddidikan, 11(1).
Nisa, T. F., Bustoniyah, U. (2015). Efektivitas Penggunaan Geoboard Bangun Datar Dalam Pembelajaran Matematika. Jurnal Apotema, 1(2).
Nurdin. (2007). Model Pembelajaran Pembelajaran Matematika Yang Menumbuhkan Kemempuan Metakognitif Untuk Menguasi Bahan Ajar. Disertasi. Surabaya: PPs UNESA.
Purwanto. (2012). Metodologi Penelitian Kuantitatif untuk Psikologi dan Pendidikan. Yogyakarta: Pusaka Pelajar Offset.
Rahman, M. H. (2017). Using Discovery Learning to Encourage Creative Thinking. International Journal of Social Sciences and Educational Studies, 4(2), s. 98, doi: 10.23918/ijsses.v4i2sip98.
Rahmani, W., Widyasari, N. (2018). Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Media Tangram. Jurnal Pendidikan Matematika, 4(1)
Ramadhani, R. (2016). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Matematika yang Berorientasi Pada Model Problem Based Learning. Jurnal Matematika Kreatif Inovatif, 7(2).
Rohim, F., Susanto, H., & Ellianawati. (2012). Penerapan Model Discovery Terbimbing pada Pembelajaran Fisika untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. Unnes Physic Education Journal, 1(1), 1-5.
Saidu, S., Bunyamin, S. (2016). Effects Of Geoboard And Geographical Globe On Senior Secondary School Students’ Performance In Mathematics In Kaduna State. Journal of Science, Technology & Education (JOSTE), 4(1).
Sani, R. A., Manurung, S. R., Suswanto, H., Sudiran. (2018). Penelitian Pendidikan. Tangerang: Tira Smart.
Sanjaya, W. (2008). Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran. Jakarta: Kencana.
Sardiman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta: Rajawali Pers.
Sugiarto. (2010). Workshop Pendidikan Matematika 1. Jurusan Matematika FMIPA. Semarang: UNNES
Suliyati, M., Yusuf, I., Widyaningsih, S. W. (2018). Penerapan Model PBL Menggunakan Alat Peraga Sederhana Terhadap Hasil Belajar Murid. Jurnal curricula, 3(1).
Sulistyowati, N., Widodo, A.T., & Sumarni, W. (2012). Efektivitas Model Pembelajaran Guided Discovery Learning terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Kimia. Chemistry in Education, 2(1), 49-55.
Sundayana R. (2016). Media dan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Bandung: Alfabeta.
Supriyanto, B. (2014). Penerapan Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Murid Kelas IV B Mata Pelajaran MatematikaPokok Bahasan Keliling dan Luas Lingkaran di SDN Tanggul Wetan 02 Kecamatan Tanggul Kabupaten Jember. Jurnal Pancaran, 3(2),165-174.
Wahjudi, E. (2015). Penerapan Discovery Learning dalam Pembelajaran IPASebagai Upaya untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IX-I di SMP Negeri 1 Kalianget.LENSA (Lentera Sains): Jurnal Pendidikan IPA, 5(1).
Walker, R. J. et al. (2018). Comparing active learning techniques: The effect of clickers and discussion groups on student perceptions and performance. Australasian Journal of Educational Technology, 34(3), s. 74–87. doi:10.14742/ajet.3337.
Wena, M. (2011). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Jakarta: Bumi Aksara.
Widhiyantoro, T., Indrowati, M., & Probosari, R. M. (2012). The Effectiveness of Gided Discovery Method Application Toward Creative Thinking Skill at The Tenth Grade Students of SMA N 1 Teras Boyolali in The Academic Year 2011/2012. Jurnal Pendidikan Biologi, 4(3), 89-99.
Widoyoko, E. P. (2009). Evaluasi Program Pembelajaran: Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Widyaningsih, S. W., Yusuf, I. (2015). Penerapan Quantum Learning Berbasis Alat Peraga Sederhana untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik. Jurnal Ilmiah, 10(3).
Yamsari, Y. (2010). Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbasis ICT yang Berkualitas. Seminar Nasional Pasca Sarjana X ITS. Institut Teknologi Sebelas Maret.
Zuhdan, K. P. (2011). Pengembangan Perangkat Pembelajaran Sains Terpadu Untuk Meningkatkan Kognitif, Keterampilan Proses, Kreativitas serta Menerapkan Konsep Ilmiah Peserta Didik SMP. Tesis. Yogyakarta: Program Pascasarjana UNY.