Pemanfaatan Limbah Styrofoam sebagai Bahan Aditif pada Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC)

  • Siti Wulan Sari
  • Muflihah Mantasa
  • Jamiluddin Jabir
  • Elihami Elihami
Keywords: Limbah Styrofoam, Aspal AC-WC, Marshall

Abstract

Faktor penting yang mempengaruhi kesejahteraan setara salah satunya adalah infrastruktur jalan. Material yang digunakan pada proses pembuatan jalan berupa penggunaan aspal dan agregat, yang berdampak pada ketersediaan aspal yang ada. Untuk mengurangi penggunaan aspal maka digunakan aspal modifikasi. Styrofoam adalah salah satu dari banyak bahan yang dapat digunakan untuk mencapur aspal karena memiliki sifat kaku, ringan, dan murah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh campuran styrofoam pada suatu mutu perkerasan AC-WC dengan metode Marshall. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimental yang dilakukan dengan pembuatan benda uji sesuai dengan standar dan peraturan yang berlaku. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan styrofoam sebanyak 5% dapat memberikan nilai positif terhadap mutu perkerasan lentur berupa nilai tambah pada karakteristik Masrhall yaitu VMA,VFA, VIM, Flow, Stabilitas, dan Marshall Quotient (MQ). Adanya penambahan styrofoam menunjukkan bahwa campuran aspal + styrofoam memenuhi syarat Spesifikasi Bina Marga 2018.

Published
2024-08-31
How to Cite
Sari, S. W., Mantasa, M., Jabir, J., & Elihami, E. (2024). Pemanfaatan Limbah Styrofoam sebagai Bahan Aditif pada Asphalt Concrete Wearing Course (AC-WC). Jurnal Rekayasa Teknik, 3(1). Retrieved from https://jurnal.unimen.cloud/index.php/Juretek/article/view/8395

Most read articles by the same author(s)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >>