Kajian Perceraian dalam Suatu Rumah Tangga yang Berdampak Terhadap Perilaku Anak di SDN 067243 MEDAN SELAYANG II
Abstract
Setiap pernikahan pasti selalu menginginkan hubungan yang langgeng hingga ajal menjemput. Namun, terkadang ada berbagai kondisi yang menyebabkan sepasang suami istri harus bercerai. Perceraian bagaimana pun bukanlah sesuatu hal yang mudah diterima oleh kedua belah pihak. Biasanya, keputusan ini diambil ketika sudah tidak ada lagi jalan keluar yang bisa menyelesaikan permasalahan kedua.Anak-anak mengembangkan lebih banyak pemahaman tentang hal-hal yang abstrak. Mereka mengajukan banyak pertanyaan dan mencari tahu bagaimana mereka cocok dengan dunia di sekitar mereka. Itu tidak berarti mereka memahami konsep perceraian. Faktanya, mereka cenderung sangat bergantung pada keamanan dan stabilitas kehadiran orang tua mereka saat mereka berkembang mencar pengalaman dan perasaan baru. Namun, jika orang tua bertengkar, anak-anak seusia ini mungkin merasa sangat kuat bahwa dunia mereka sedang diguncang dengan cara yang menakutkan. Perasaan bahwa semua tidak baik-baik saja dengan orang tua mereka dapat membuat anak bereaksi dengan tangisan, ketakutan, dan desakan polos untuk berhenti berkelahi.