ADOConnection._Execute(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				('submissionKeyword', 1048585, 6177)) % line 1032, file: adodb.inc.php
                           ADOConnection.Execute(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				('submissionKeyword', 1048585, 6177), Array[1]) % line  228, file: DAO.inc.php
                        DAO.update(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				(?, ?, ?), Array[3], true, false) % line   99, file: ControlledVocabDAO.inc.php
                     ControlledVocabDAO.insertObject(Object:ControlledVocab, false) % line   60, file: ControlledVocabDAO.inc.php
                  ControlledVocabDAO._build(submissionKeyword, 1048585, 6177) % line   30, file: SubmissionKeywordDAO.inc.php
                                    ADOConnection._Execute(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				('submissionKeyword', 1048585, 6177)) % line 1032, file: adodb.inc.php
                                 ADOConnection.Execute(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				('submissionKeyword', 1048585, 6177), Array[1]) % line  228, file: DAO.inc.php
                              DAO.update(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				(?, ?, ?), Array[3], true, false) % line   99, file: ControlledVocabDAO.inc.php
                           ControlledVocabDAO.insertObject(Object:ControlledVocab, false) % line   60, file: ControlledVocabDAO.inc.php
                        ControlledVocabDAO._build(submissionKeyword, 1048585, 6177) % line   30, file: SubmissionKeywordDAO.inc.php
                                    ADOConnection._Execute(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				('submissionKeyword', 1048585, 6177)) % line 1032, file: adodb.inc.php
                                 ADOConnection.Execute(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				('submissionKeyword', 1048585, 6177), Array[1]) % line  228, file: DAO.inc.php
                              DAO.update(INSERT INTO controlled_vocabs 				(symbolic, assoc_type, assoc_id) 				VALUES 				(?, ?, ?), Array[3], true, false) % line   99, file: ControlledVocabDAO.inc.php
                           ControlledVocabDAO.insertObject(Object:ControlledVocab, false) % line   60, file: ControlledVocabDAO.inc.php
                        ControlledVocabDAO._build(submissionKeyword, 1048585, 6177) % line   30, file: SubmissionKeywordDAO.inc.php
Peran Penyuluh Agama Islam terhadap Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Umat Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru | JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen
HEADER LIB PKP AKTIF

Peran Penyuluh Agama Islam terhadap Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Umat Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru

  • Muhammad Fadli
  • Elihami Elihami
Keywords: Peran Penyuluh Agama, Pemberdayaan dan Ekonomi Kreatif.

Abstract

Penyuluh Agama Islam, sebagaimana tercantum dalam Keputusan Menteri Negara Koordinator Bidang Pengawasan Pembangunan dan Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 54/KEP/MK/WASPAN/9/1999 adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan  bimbingan atau penyuluhan agama dan pembangunan kepada masyarakat melalui Bahasa agama. Berdasarkan urgensi dan peran strategis penyuluh agama di tengah masyarakat, maka penting bagi seorang penyuluh memiliki komitmen, inovasi, kreatifitas, dan berkualitas dalam menjalankan tugas penyuluhan kepada masyarakat. Penyuluh juga dituntut tidak hanya memiliki kemampuan keilmuan dan keahlian dalam bertutur kata. Tetapi juga harus mampu menjadi teladan bagi umat binaannya. Penyuluh agama sebagai pemuka agama selalu membimbing, mengayomi dan menggerakkan masyarakat untuk berbuat baik dan menjauhi perbuatan yang terlarang, mengajak dan membina masyarakat, baik dalam urusan kemasyarakatan maupun keagamaan. Hasil Penelitian menunjukkan (1) Peran Penyuluh Agama dalam memberdayakan masyarakat di kecamatan Mallusetasi sudah efektif, sebab Penyuluh Agama tidak hanya memfokuskan penyuluhan pada program pengajian saja, akan tetapi Penyuluh Agama KUA Mallusetasi sudah berupaya untuk bertransformasi, namun program lainnya seperti pemberdayaan ekonomi, sosial ke masyarakaatan dan wawasan kebangsaan belum dilakukan secara maksimal, tentu masih perlu peningkatan. (2) Adapun strategi Penyuluh Agaama Islam dalam meningkatkan ekonomi kreatif umat; a) Mendorong Masyarakat agar selalu meningkatkan daya kreatifitasnya, b) Memberikan layanan informasi kepada pihak pemerintah agar memperhatikan komunitas pengrajin kerajinan tangan/pelaku ekonomi kreatif umat, c) Menjadi fasilitator dalam melakukan pendampingan pelatihan-pelatihan dalam meningkatkan kapasitas skil/keterampilan masyarakat, d) Melakukan pemetaan komunitas-komunitas yang memiliki potensi dalam pengembangan ekonomi kreatif masyarakat, e) Menyampaikan muatan materi-materi pengajian yang bernuansa peduli lingkungan hidup, terutama pada kebersihan lingkungan, agar limbah sampah-sampah tidak terbuang sembarangan, f) Mendorong masyarakat agar supaya melakukan kegiatan-kegiatan peduli sampah, sehingga dapat di daur ulang agar menjadi hasiul kreatifitas masyarakat yang bernilai finansial, g) Membangun komunikasi dan kerjasama dengan Tokoh masyarakat dan Tokoh Agama agar senantiasa memberi dukungan pada pelaku ekonomi mikro terutama pada ekonomi kreatif/kerajinan tangan dari hasil limbah sampah. (3) Faktor Pendukung dan Penghambat, a) Adapun pendukungnya adalah adanya SK Penyuluh Agama, surat mandat penyuluhan,  b) SDM Penyuluh cukup memadai, kerjasama masyarakat cukup baik, Adapun penghambatnya adalah minimnya minat masyarakat mengikuti pengajian di beberapa titik lokasi karena faktor kesibukan pekerjaannya.

Published
2023-06-12
How to Cite
Fadli, M., & Elihami, E. (2023). Peran Penyuluh Agama Islam terhadap Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Umat Kecamatan Mallusetasi Kabupaten Barru. JIKEM: Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi Dan Manajemen, 3(2). Retrieved from https://jurnal.unimen.cloud/index.php/JKM/article/view/6177

Most read articles by the same author(s)

<< < 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 > >>