DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP KONDISI EMOSI ANAK USIA 6-12 TAHUN

Main Article Content

Magdalena Dewi Kusumawati

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak perceraian orang tua terhadap kondisi emosi anak usia 6-12 tahun sehingga peneliti dapat melihat dampak positif dan dampak negatif bagi kondisi emosi anak yang diakibatkan oleh perceraian orang tua. Teknik pengumpulan data dari penelitian ini adalah kajian pustaka, yaitu mengumpulkan sumber-sumber dan jurnal yang berkaitan dengan dampak perceraian orang tua terhadap kondisi emosi anak usia 6-12 tahun. Data hasil penelitian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui triangulasi data. Implikasi dari penelitian ini adalah perceraian sudah berdampak negatif dan psoitif terhadap kondisi emosi anak usia 6-12 tahun dalam masa perkembangannya dan tidak jarang sering menunjukkan perilaku-perilaku yang agresif bahkan mungkin ada yang  suka berkelahi, atau sebaliknya, mungkin juga ada  anak yang  pendiam atau sulit bergaul. Anak-anak yang menjadi korban perceraian mengalami masalah karena perhatian dan kasih sayang yang diberikan oleh orang tua sudah tidak lengkap lagi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Kusumawati, M. D. (2020). DAMPAK PERCERAIAN ORANG TUA TERHADAP KONDISI EMOSI ANAK USIA 6-12 TAHUN. JURNAL EDUKASI NONFORMAL, 1(1). Retrieved from https://jurnal.unimen.cloud/index.php/JENFOL/article/view/402
Section
Articles