implementasi, pendidikan islam, dimensi kehidupan, masyarakat
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini menganalisis implementasi pendidikan islam dalam kehidupan masyrakat Desa Cibodas. Desa ini menunjukan bagaimana pendidikan islam dapat diintegrasikan secara efektif dalam kehidupan sehari-hari melalui pendidikan formal dan non-formal. Pendidikan formal mencakup sekolah sekolah yang mengajarkan mata pelajaran agama islam, sementara pendidikan non-formal melibatkan pengajian, majelis taklim, dan kegiatan keagamaan di masjid dan mushola. Peran keluarga sangat penting dalam menanamkan nilai-nilai islam sejak dini, dengan orang tua aktif mengajarkan anak-anak mereka ajaran agama. Institusi keagamaan seperti masjid dan mushola menjadi pusat pendidikan agama, di mana ulama dan tokoh agama memebrikan bimbingan yang memperkuat pemahaman dan pengalaman ajaran islam. Implementasi pendidikan islam di Desa Cibodas menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan fasilitas dan sumber daya manusia, serta perubahan sosial yang cepat. Namun, kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh agama, dan msyarakat dapat membantu mengatasi tantangan tersebut dan meningkatkan kualitas pendidikan islam. Secara keseluruhan, implementasi pendidikan islam di Desa Cibodas berjalan dengan baik dan telah berhasil menanamkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan masyarakat. Pendidikan islam di desa ini telah menjadi bagian integral dari budaya dan tradisi, membentuk individu yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.