Manajemen Pendidikan Islam: Manajemen Pengelolaan Pesantren Raiyyaduttolibin

Main Article Content

Rika Oktaviani
Muhammad Hilman Abdurahman

Abstract

Dalam ajaran islam, segala hal apapun tidak boleh dilakukan secara semena-mena tanpa adanya suatu aturan melainkan harus rapi, jelas, teratur dan juga tertib, maka diberlakukanlah sistem manajemen dalam pengelolaan pondok pesantren. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan cara mewawancarai seorang pengelola pondok pesantren Riyyaduttolibhin. Manajemen pesantren diartikan sebagai sarana yang bertugas untuk mengatur atau mengelola pondok pesantren agar dapat mencapai tujuan pendidikan yang telah ditentukan sebelumnya. Tantangan utama dalam mengelola Pondok Pesantren Riyyaduttolibin adalah sulitnya melarang para santri untuk tidak keluar malam lebih dari jam 22.00. Cara mengevaluasi santri yang melanggar peraturan pondok, contohnya santri yang suka keluar siang dan malam lebih dari jam 22.00, yaitu dengan seringnya berkomunikasi dengan warga sekitar. Kemudian diadakanlah perkumpulan musyawarah antara masyarakat dan pengelola pondok setiap hari Minggu. Dalam pembelajaran di pondok pesantren ini tidak terlalu dipergunakan yang namanya teknologi, karena seringnya pembelajaran secara langsung ataupun tatap muka, terkecuali pada waktu tertentu.

Article Details

How to Cite
Oktaviani, R., & Abdurahman, M. H. (2024). Manajemen Pendidikan Islam: Manajemen Pengelolaan Pesantren Raiyyaduttolibin. Al-Mirah: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1). Retrieved from https://jurnal.unimen.cloud/index.php/Al-Mirah/article/view/8176
Section
Articles