Peran Mindfulness Trait terhadap Resiliensi Akademik pada Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab IAIN Syekh Nurjati Cirebon
Main Article Content
Abstract
Remaja sangat memerlukan dukungan dari orang tua untuk mampu menghadapi tantangan hidup, sehingga remaja harus memiliki resiliensi yang tinggi. Berbeda dengan kenyataanya, bahwa masih banyak remaja yang memiliki resiliensi yang rendah, untuk meningkatkan resiliensi remaja harus belajar untuk merima dirinya, mindfulness membawa ke kondisi dengan rasa penerimaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) tingkat pemahaman mindfulness trait (2) pengaruh mindfulness trait terhadap resiliensi akademik (3) hubungan antara mindfulness trait dengan resiliensi akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang diaplikasikan dalam penelitian ini yaitu dengan kuesioner berjumlah 14 pertanyaan yang diberikan kepada 31 responden. Hasil penelitian ini menggungkapkan bahwa Tingkat pemahaman mindfulness trait pada mahasiswa pendidikan bahasa Arab IAIN Syekh Nurjati Cirebon tinggi, dengan kategori antara lain : (1) Attention, peka terhadap suatu hal. (2) Present-focus, karakteristik pikiran yang berubah-ubah. (3) Awareness, memperhatikan perubahan yang terjadi pada pikiran (4) Acceptance, keadaan terbuka terhadap pengalaman. Maka mindfulness trait mempunyai pengaruh terhadap resiliensi akademik, dengan kategori antara lain : (1) Perseverance, memiliki kegigihan dalam menghadapi kesulitan. (2) Reflecting and adaptive help-seeking, individu yang mampu merefleksikan kelemahan dan kelebihan yang dimilikinya. (3) Negative affect and emotional response, pengaruh negative dan respon emosional. Karena semakin tingginya tingkat mindfulness trait maka semakin tinggi juga tingkat resiliensi akademik, maka dapat dikatakan mindfulness trait memiliki hubungan terhadap resiliensi akademik.